Lampung Timur – Warga Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok pria yang tewas bersimbah darah di area samping saluran irigasi pada Senin dini hari, 1 Juni 2026. Korban diduga menjadi korban tindak pembunuhan karena ditemukan dengan sejumlah luka serius akibat senjata tajam. (Koran.radarlampung.co.id)
Korban diketahui bernama Tomas Agung Adi Wijaya bin Winarno, warga setempat. Jenazah pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 01.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Saat ditemukan, tubuh korban mengalami luka robek dan sayatan parah di beberapa bagian tubuh. Luka paling fatal berada di bagian leher yang mengalami sayatan sangat dalam hingga hampir putus. Selain itu, ditemukan pula luka pada pipi kiri, daun telinga, lengan kanan, lengan atas belakang kanan, dan jari tangan kiri. (Radarlampung.co.id)
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, sekitar pukul 23.30 WIB terlihat sebuah sepeda motor masuk ke arah lokasi yang berada di sekitar gubuk dekat saluran irigasi. Tidak lama kemudian terdengar suara cekcok dan pertengkaran dari arah gubuk tersebut.
Saksi juga mengaku mendengar teriakan seseorang yang mengatakan, “Aku koncomu!” atau yang berarti “Aku temanmu!”. Merasa curiga, warga berusaha mendekati sumber suara. Namun sebelum sempat melihat secara jelas, sepeda motor yang sebelumnya masuk ke lokasi tiba-tiba berbalik arah dan meninggalkan tempat kejadian dengan cepat. (Koran.radarlampung.co.id)
Setelah suasana kembali sepi, saksi mendengar suara seperti orang mengorok. Saat dilakukan pemeriksaan lebih dekat, korban ditemukan sudah tergeletak bersimbah darah dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. (Koran.radarlampung.co.id)
Pihak kepolisian bersama aparat desa langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Labuhan Maringgai untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, aparat masih mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti guna mengungkap identitas pelaku dan motif di balik peristiwa tragis tersebut. (Radarlampung.co.id)
Kepala Desa Karya Tani, Nuryadi, membenarkan bahwa korban merupakan warga desanya. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan di wilayah Desa Karya Tani, namun lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya pembunuhan berada di perbatasan wilayah Kecamatan Gunung Pelindung. (Koran.radarlampung.co.id)
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih terus berlangsung dan pelaku masih dalam pengejaran. Polisi berharap kasus ini dapat segera terungkap sehingga memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban dan masyarakat yang saat ini masih diliputi rasa takut serta khawatir. (Radar TV)
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat Lampung Timur karena terjadi di area yang relatif sepi pada malam hari. Aparat mengimbau warga untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan. (RADAR24.co.id)
Kata Kunci SEO: pembunuhan Lampung Timur, pria tewas di Labuhan Maringgai, penemuan mayat Desa Karya Tani, berita kriminal Lampung Timur terbaru, korban pembunuhan irigasi Lampung Timur, Tomas Agung Adi Wijaya, kasus kriminal Labuhan Maringgai.

Rembug Stunting Desa Sukorahayu Tahun 2026
18

Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
9

Pemdes Sukorahayu ucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Isa Almasih
60

Wapres Gibran Kunjungi Kampung Nelayan Merah Putih Margasari Lampung Timur
14

Jembatan Penghubung akan segera di perbaiki
620

Sosialisasi Perizinan Usaha Daerah & BPJS Awak Kapal Perikanan di Sukorahayu: Dukung Nelayan, Perkuat Ekonomi Maritim
137

Rembug Stunting Desa Sukorahayu Tahun 2026
Berita
18

Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Berita
9

Wapres Gibran Kunjungi Kampung Nelayan Merah Putih Margasari Lampung Timur
Berita
14

Jembatan Penghubung akan segera di perbaiki
Berita
620

Sosialisasi Perizinan Usaha Daerah & BPJS Awak Kapal Perikanan di Sukorahayu: Dukung Nelayan, Perkuat Ekonomi Maritim
Berita
137

Desa Sukorahayu Rayakan Hari Ulang Tahun ke-25 dengan Meriah dan Penuh Makna
Berita
1182